This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 25 Oktober 2015

Ibuku yang Hebat


Semua yang baru saja dimulai memang selalu indah…
Allah SWT hadir diantara kita, menjelma menjadi kasih yang ia berikan kepada seluruh umat manusia. SayangNya juga ia berikan melalui berbagai macam kenikmatan yang manusia rasakan selama ini. Benar-benar menjadi sebuah anugrah yang teramat luar biasa yang pasti akan dicari.
Tak dapat di beli, karena memang tidak terdapat parameter khusus untuk mengukur satuan dari karuniaNya ini. Tidak dapat dipegang, sebab teramat banyak mukjizat yang diberikan sehingga terlampau kecil tangan kita untuk menangkup semua kebaikanNya. Namun hanya bisa dirasakan, dinikmati, lantas kita syukuri sebagai wujud dari ucapan terima kasih yang tak terhingga.
Ibu…

Selasa, 29 September 2015

Merpati Putih (Part 2)

Aku melihat bayinya terlahir secara sungsang dengan kepala yang muncul terlebih dahulu. Belum lagi kepalanya yang terlilit tali pusatnya sendiri, hingga membuatnya terhambat keluar. Ditambah dengan keadaan induknya yang yang sangat memprihatinkan.
Bagaimana tidak, tangannya berlumuran darah, seperti terdapat bekas peluru. Nampaknya waktu itu singa tersebut sedang mencari makanan untuk kawanannya. Kemudian terdapat seorang pemburu yang menembak singa betina tersebut dengan timah panasnya.
Lalu ia berlari menghindari pemburu tersebut. Sampai terdampar di sini, di tempat ini. Peluru itu mengenai lengan depan si induk yang tengah hamil tua ini. Mungkin kontraksi dadakan yang membuat ia harus melakukan persalinan secara tiba-tiba. Coba bayangkan jika peluru tersebut mengenai perutnya, maka dua nyawa akan melayang seketika.
Pemuda itu pun langsung tersadar dari lamunannya, dan membantu persalinan singa tersebut. Air mata singa itu meleleh mengelilingi lingkar matanya, seolah menggambarkan betapa sakitnya dirinya saat itu. Bagaimana tidak, ia harus menanggung beban kesakitan yang berlipat ganda. Pertama, perih melahirkan dan kedua panasnya daging yang tertembus peluru.

Merpati Putih (Part 1)

Telah dikisahkan dalam sebuah kehidupan antara seorang pecinta alam dengan seekor burung merpati putih. Dan di dalam ceritanya dimana terjadi banyak sekali hal yang tidak terduga terjadi pada mereka berdua. Biarkanlah mereka merasakan bagaimana getirnya dunia, sebagai pembelajaran teruntuk mereka pada umunya dan kita semua pada khususnya.
Di dalam sebuah desa, hiduplah seorang pemuda tampan yang tubuhnya kekar dan budinya yang luhur. Dia teramat patuh kepada orang tuanya, membantunya dalam berdagang dan bertani, atau pun dalam hal sepele seperti membersihkan rumah sekali pun. Dia juga cekatan dalam menolonh sesamanya. Tak heran jika banyak tetangga yang segan terhadapnya. Maka tak dapat terhitunglah wanita yang menaruh hati kepadanya, atau pun orang tua yang ingin menjodohkan putrinya dengan pemuda itu.
Namun sayang, diusianya yang telah menginjak dewasa dia masih saja sendiri. Mungkin lebih tepatnya memilih untuk menyendiri. Entah dengan alasan apa, taka da seorang pun yang tahu. Termasuk orang tuanya sekali pun.
“Saya masih ingin menikmati masa muda” alibinya ketika ia ditanya kapan akan menikah.

Sabtu, 19 September 2015

Suatu Masa


Hei Masa,
Dimana sejarah menjadi napak tilas sebuah cerita di balik adanya makna, roman dari awal lahirnya picisan kisah yang terbungkam tanpa kata dalam balutan ingatan Masa. Mungkin Masa masih ingat, sangat ingat bahkan, dengan detail bagaimana rincinya runtutan cerita yang ia punya dari waktu ke waktu. Ya, karena memang itulah tugasnya sebagai sebuah pengukur lama atau tidaknya suatu kisah. Namun sayangnya ia berlari begitu kencangnya. Enyah itu ia menggunakan sepatu ajaib berkekuatan super untuk membantunya berlari dengan cepat, atau memang anugerah dari Tuhan yang diberikan kepadanya ?? Tidak ada yang tahu.
Tapi menurutku, Masa telah dikaruniai anugrah yang sungguh luar biasa. Kencangnya kecepatan Masa dalam berlari, bukanlah kekuatan dari sepatu ajaib. Logikanya, jika ia mempunyai alat yang secanggih itu, maka semua orang pun juga ingin memilikinya. Berlomba-lomba bagaimanan caranya untuk mendapatkan sepatu tersebut. Namun kenyataannya tidak demikian, itu semua adalah anugerah yang diberikan khusus kepada Masa dari Tuhan. Dan tidak semua orang dapat memilikinya.
Kau tahu jam pasir ?? ya, begitulah gambaran kasar dari Masa. Ia terus berjalan, tidak pernah berhenti, dan tidak pernah kembali, barang sejenak. Awalnya aku mengira bahwa Masa adalah pribadi yang congkak, sombong, angkuh, dan entah apalah itu namanya. Karena ia menengok ke belakang saja tidak pernah. Prinsip hidupnya juga sangat sederhana, ia hanya akan berteman dengan mereka yang mampu mengikutinya saja. Ia selalu katakana itu dari awal, jadi semua kawannya sama. Homogen.

Senin, 07 September 2015

Satu Dua Tiga


          
  Sebulan yang lalu, Tepat pada h+7 setelah hari ulang tahunku. Pagi itu, tatapanmu masih mengisyaratkan sesuatu hal yang sama. Pandanganmu masih terkesan cuek dan tak peduli.
            Sebulan yang lalu, kau menggalaukan hatiku setelah kawanmu memberikan sebuah kabar yang tak pernah kudugasebelumnya. Bahwa kau telah membalas perasaanku selama ini.
            Sebulan yang lalu, adalah titik puncak dari segala penantian panjangku selama ini. Kau utarakan seluruh isi hatimu yang tak pernah ku ketahui sebelumnya. Ternyata, dibalik ketajaman tatapan sinismu itu tersimpan sebuah kasih sayang yang penuh dengan kelembutan.

Rabu, 05 Agustus 2015

Aritmatika Cinta

Apalah arti dari sebuah cinta. Dan sekali lagi, aku akan membahas masalah cinta. Percayalah, sobat. Sepertinya kita tidak akan pernah bosan jika membahas perihal cinta. Selalu ada saja yang akan kita bicarakan tentang cinta. Seperti penbahasan yang satu ini. Begitu erat kaitannya dengan cinta. Sobat, pernahkah kalian berfikir bahwa sanya cinta itu seperti matematika. Mungkin banyak diantara kita yang belum bahkan tidak pernah menyadarinya. Matematika itu membutuhkan praktik kerja yang nyata. Bukan hanya sekedar teori belaka. Sama halnya dengan cinta, kita tidak memerlukan banyak materi tentang cinta. Tetapi kita dapat mengetahui secara pasti apa yang dimaksud dengan cinta itu yang sebenarnya. Namun kebanyakan diantara kita lebih sering merasa bingung jika ditanya, "Apa itu cinta ?" Sebuah pertanyaan yang sederhana memang. Sebenarnya kita bisa menjawabnya, bahkan kita telah faham betul tentang pengertian cinta. Namun kita sering terbata-bata dalam menjawabnya. Memang cinta itu akan menjadi sulit jika kita ingin mendefinisikannya dengan kata-kata. Cinta sebenarnya adalah partikel-partikel kecil dari penyusun suatu kehidupan. Kita memang bukan hidup untuk cinta. Tetapi kita membutuhkan cinta untuk tetap hidup. Matematika itu hanya memiliki satu jawaban yang pasti dan jelas. Serta banyak cara untuk dapat menuju ke jawaban tersebut. Begitu juga dengan cinta, seseorang hanya memiliki sebuah ruang untuk cinta itu dapat berlabuh. Ya tentu saja hanya satu tempat untuk cinta sejati dapat tinggal dan menyemai di sana. Kita sebagai insan manusia biasa pada umumnya, sering kali menghalalkan segala cara untuk dapat memetik buah kasih yang selama ini kita tanam. Sobat, banyak jalan menuju Roma katanya. Mulai dari cara yang biasa-biasa saja, hingga cara yang luar biasa sekali pun tersedia. Semuanya mereka coba untuk mendapatkan sebuah pengakuan yang mereka sebut dengan cinta. Lalu apa yang harus kita lakukan setelah kita mendapatkan cinta tersebut ?? Tentu saja bersikap setia. Karena kesetiaan adalah kunci awal yang harus dipegang dari sebuah hubungan. Ada satu hal lagi yang sangat identik dengan matematika. Ialah sesuatu hal yang sangat menyulitkan. Sebenarnya tidak, kawan. Matematika itu mudah, sangat mudah bahka. Semua ini hanyalah sebuah ilusi yang tergambar secara nyata dengan segala lika-likunya, bernama dunia. Selayaknya ilmu matematika, cinta itu mudah. Tak perlu kita mempersulit diri dengan cinta. Karena semakin kita mempersulit cinta kita sendiri, maka kita akan semakin tenggelam dalam kubangan sebuah percintaan. Seperti benag kusut, yang tak akan pernah menemui titik terang. Memang, kehidupan dunia yang nyata ini tidak semulus yang kita inginkan. Selalu ada saja rintangan dan halangan yang datang menghadang. Namun dengan hadirnya cinta, paling tidak kita dapat menghadapinya dengan tertawa bahagia. Serta dapat menjalaninya dengan tangan terbuka dan hati yang lapa. Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk menaklukkan cinta. Untuk membuat cinta itu menjadi semakin nyata dihadapan kita. Diantaranya adalah : 1. Faham Konsepnya 2. Teliti dan Berhati-hati SAM98 Malang, Minggu 07 Februari 2015 10:09:00

Aku, Kamu, dan Kita


Teruntuk pria muda yang telah berhasil memasuki benteng pertahanan seorang wanita yang sedang mencari jari dirinya. Tuan, entah akan aku beri judul apa secarik kertas ini nantinya. Bahkan aku pun masih ragu akan kuapakan selembar tulisan bodoh ini.  Akan kuberikan kepadamu kah ?? ah tidak, jangan aneh-aneh Sofia. Aku masihi terlampau malu untuk memberikan ini kepadamu. Nyaliku masih beum terkumpul cukup banyak untuk menjawab berbagai pertanyaan konyol yang nanti pasti akan keluar dari usilnya dirimu.
Seperti biasalah, mungkin aku hanya akan menyimpan rapi di dalam draft sebagai koleksi pribadiku bersama dengan koleksi yang lain. Atau jika sempat akau akan mengetiknya dan akan aku posting dalam blog pribadiku, sembari sedikit berharap bahwa nantinya kau akan mampir barang sebentar ke halamanku itu, membacanya, menanggapinya, membalasnya, dan ... Ah Sudahlah...
Hingga akhirnya aku memutuskan memilih judul ini, karena aku rasa hanya inilah hal yang paling tepat untuk menggambarkan bagaimana kita yang sebenarnya. Aku, adalah aku. Bukan kamu. Sedang kamu, adalah dirimu sendiri. Apa adanya kamu, bukan ada apanya kamu dari orang lain. Hingga dapat terbentuk kata kita yang merupan wujud kesatuan dari aku dan kamu :3